Kembalikan Hutan Indahku
Oleh : Rines Purwaningsih
Kemarin..
Daun-daun hijau masih melambai begitu indah
Bunga-bunga menyebarkan bau wanginya
Pohon subur tumbuh rindang berjajar
Angin silir semilir masih bertiup mengitari hutan
Kemarin…
Orang utan masih bercengkrama bebas
Suara raja hutan masih mengaum di malam hari
Sang monyet berlari-lari ke sana kemari
Burung-burung berkicau bersahutan
Katak menyanyi, kelinci menari-nari
Membentuk nada-nada suara yang penuh cinta
Kemarin..
Wanita wanita masih berduyun pergi ke pasar
Sang pria memanggul cangkul menuju ke kebun
Anak-anak berseragam, berangkat ke sekolah
Semua riang gembira, tertawa penuh suka dan harapan
Tapi hari ini..
Hutan di terjang api membara
Asap mengepul besar, hingga dunia begitu sesak
Udara serasa habis, terasa susah untuk bernapas
Orang utan terkapar, binatang mati tanpa bekas
Pohon, daun, semua tinggal abu
Anak-anak dan orang tua meninggal menjadi korban
Wahai keserakahan !
Juragan penebang hutan !
Kembalikan Hutan indahku
Lihatlah tangis sedih ini !
Sepanjang mata memandang, hanya asap panas yg ada
Bahkan negara tetangga memojokkan kita,
Karena mereka juga jadi korban asap deritamu
Wahai Keserakahan!
Juragan penebang hutan !
Kembalikan lingkungan indahku
Kembalikan Senyum bumi pertiwiku
Karena hari ini..
Yang ada hanya air mata
Jerit hampa tanpa asa
Pilu, gersang, semua nya serba hitam kelam